Mandi dengan Bath Bomb Apakah Aman?

Mandi dengan cara berendam memang menyenangkan karena dapat merelaksasikan tubuh dengan memanjakan diri ditambah dengan wangi-wangian dan juga musik. Tak hanya itu, seperti sekarang, banyak aksesoris mandi yang bisa digunakan untuk berendam, seperti bath bomb. Varian bath bomb memang banyak dan menarik untuk digunakan, namun apakah aman?

Menurut Alok Vij, MD kepada Cleveland Clinic, bath bomb sendiri terbuat dari kandungan asam sitrat dan soda kue. Walau keduanya memiliki sifat netral ketika dimasukkan ke dalam air, namun bukan berarti zat lain yang terkandung di dalamnya tidak membuat kulit iritasi.

Terdapat beberapa kandungan pada bath bomb yang menimbulkan masalah pada kulit, seperti pengharum. Salah satu zat kimia yang ada pada pengharum adalah aldehida, ini bisa menimbulkan alergi pernapasan, penyakit hati, bahkan hingga keracunan pada embrio. Ada baiknya untuk mencari bath bomb dengan harum minyak esensial.

Zat lainnya adalah pewarna, ini bisa menyebabkan alergi dan ADHD pada anak kecil. Jika kamu memiliki alergi, maka ada baiknya untuk tidak mandi dengan bath bom yang memiliki kandungan triphenylmethane. Zat lain yang perlu diwaspadai adalah pengawet kimia, karena ini bisa menimbulkan masalah pada kulit. Perhatikan juga bahan tambahan lainnya seperti glitter yang berbahaya bagi kulit karena bersifat abrasif pada kulit.

Efek dari pemakaian bath bom memang tidak akan langsung muncul begitu saja, namun gejala umum yang biasanya tampak adalah kulit memerah, terkelupas, dan juga terasa gatal. Maka dari itu, kamu perlu kembali memperhatikan kandungan yang dimiliki oleh bath bomb, jangan terkecoh dengan tulisan ‘berbahan alami’. Tips yang bisa kamu lakukan adalah cukup berendam hanya 10-15 menit dan juga bilas seluruh tubuh setelah berendam.

Sumber :