Terkena Serangan Jantung atau Penyakit Maag?

Serangan jantung dan penyakit maag memiliki persamaan gejala, yaitu dada terasa terbakar atau nyeri bagian dada. Nyeri dada pada umumnya dirasakan di bagian tengah dada dan menyebar ke bagian atas perut. Bahkan seorang dokter pun kesulitan untuk membedakan, sehingga perlu dilakukan beberapa pemeriksaan.

Sensasi terbakar di dada karena maag disebabkan oleh asam dari pencernaan yang bergerak naik ke arah kerongkongan. Sensasi terbakar lainnya adalah rasa sensasi terbakar mulai timbul pada perut bagian atas, lalu biasanya terjadi saat setelah berbaring atau membungkuk. Sensasi terbakar pada maag akan mereda setelah mengkonsumsi antasida. Sensasi terbakar ini juga disertai dengan rasa asam di mulut.

Sedangkan gejala dari serangan jantung adalah munculnya nyeri dada secara tiba-tiba dan kesulitan bernapas. Gejala lainnya adalah dada terasa tertekan, nyeri, dan timbul sensasi seperti diremas yang menyebar dari dada ke leher, rahang, dan juga punggung. Selain itu akan terasa mual, sesak nafas, gangguan pencernaan, timbul keringat dingin, kelelahan, dan juga pusing mendadak.

Ketika mengalami nyeri dada atau sensasi terbakar di dada, namun kita tidak mengetahui penyebabnya, maka disarankan untuk berkonsultasi ke dokter.

Sumber:

  1. Harvard Health Publishing. (2018, November). Heartburn vs Heart Attack. Diperoleh 22 Januari 2019 dari: https://www.health.harvard.edu/heart-health/heartburn-vs-heart-attack  
  2. Mayo Clinic. (2017, 07 Juni). Heartburn or Heart Attack: When to Worry. Diperoleh 22 Januari 2019 dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heartburn/in-depth/heartburn-gerd/art-20046483
  3. WebMD. (2017, 18 Januari). How Can Cigarettes Affect Chronic Heartburn. Diperoleh 22 Januari 2019 dari: https://www.webmd.com/heartburn-gerd/qa/how-can-cigarettes-affect-chronic-heartburn