Terlalu Banyak Konsumsi Gula Tidak Baik Bagi Kesehatan

Makanan yang kita konsumsi, tanpa disadari mengandung gula. Makanan manis sendiri memang selalu menarik untuk dikonsumsi. Terdapat dua jenis gula yang diketahui terdapat pada makanan yang dikonsumsi setiap hari, yaitu gula alami dan juga gula tambahan. Gula alami sendiri biasanya terkandung pada buah dan juga susu, sedangkan gula tambahan terdapat pada makanan dan minuman yang pada proses pembuatannya ditambah lagi dengan kandungan gula lain (gula putih, gula merah, madu, maupun pemanis buatan).

Sering terdengar bahwa beberapa produk mengklaim diriya sugar free (bebas gula), namun apakah memang benar begitu? Makanan yang mengandung bebas gula, sebenarnya masih memiliki kandungan gula, namun hanya sekitar 0,5 gram persajiannya. Sedangkan yang mengandung sedikit gula ataupun gula merah, memiliki kandungan gula setidaknya 25% lebih rendah dari ukuran gula standar. Sedangkan tanpa gula, makanan tidak mengandung gula atau tidak menambahkan bahan yang mengandung gula.

Terdapat beberapa tanda jika kamu sudah terlalu banyak mengonsumsi gula, yang tidak baik bagi kesehatan. Tanda yang pertama adalah peningkatan berat badan. Penyebab utamanya adalah minuman manis yang mengandung fruktosa, dimana meningkatkan rasa lapar. Penelitian sendiri, konsumsi fruktosa bisa menyebabkan terganggunya hormon yang mengatur rasa lapar dan memberitahu tubuh untuk memberi makan.

Pertanda lainnya adalah munculnya jerawat. Ini karena makanan manis bisa menyebabkan peradangan, meningkatkan sekresi androgen, dan juga produksi minyak. Mengonsumsi gula tambahan bisa meningkatkan risiko 30% terkena jerawat. Dampak lainnya adalah terkena mood swing, ini bisa terjadi karena perubahan kadar gula darah, perubahan saraf, dan timbulnya peradangan akibat konsumsi gula bisa berdampak pada kesehatan mental.

Timbulnya kerutan juga menjadi masalah selanjutnya. Reaksi yang terjadi antara gula dan protein dapat menyebabkan kerutan dan mengalami penuaan kulit. Ini karna makanan berkabohidrat tinggi dan mengandung gula dapat memproduksi AGEs yang bisa merusak kolagen dan elastin. Maka disarankan ada baiknya untuk mengurangi konsumsi gula. Kamu bisa mengganti minumanmu dengan air putih (bisa dengan campuran daun mint dan mentimun) dan juga teh herbal maupun kopi.

Sumber :

https://vivahealth.co.id/article/detail/13428/tanda-terlalu-banyak-konsumsi-gula