Terlalu Banyak Mengonsumsi Bubble Tea Apakah Berbahaya bagi Kesehatan?

Bubble tea adalah jenis minuman manis yang berasal dari Asia. Bubble (pearl) sendiri memiliki bentuk seperti bola dan juga terbuat dari tepung tapioka. Biasanya bubble tea disajikan dingin dengan rasa yang manis. Bubble tea juga dapat dimasukan ke dalam berbagai jenis minuman seperti the beraneka ras, jus buah, kopi, milk tea, minuman susu berbentuk creamy, maupun minuman yang memiliki rasa buah-buahan.

Lalu bagaimana dengan kandungannya? Bahan utama untuk membuat bubble adalah tepung tapioca, dimana ini termasuk karbohidrat. Bubble juga memiliki kandungan vitamin, mineral, dan serat yang rendah. Dalam satu wadah bubble tea, terdapat 230-450 kalori, 54-70 gram karbohidrat, dan 30-79 gram.

Jika bubble dikonsumsi dengan campuran teh, maka ini bisa baik untuk kesehatan karena terdapat kandungan fenol dan polifenol yang baik bagi kesehatan jantung. Walau begitu, ini tidak sepadan dengan kandungan pemanis yang lebih banyak.  

Lalu apakah berbahaya jika mengonsumsi bubble tea secara rutin akan berbahaya? Terdapat banyak dampak negatif seperti peningkatan berat badan. Apalagi jika bubble dikonsumsi dengan sirup buah, susu dan tapioka dapat meningkatkan jumlah kalori hingga 350-400. Dampak lainnya adalah peningkatan resiko sembelit, karena bubble mengandung sedikit serat. Dampak lainnya adalah peningkatan resiko diabetes, bubble memiliki kandungan gula yang tinggi.

Dengan begitu, maka kamu perlu untuk mengontrol asupan bubble. Dilansir dari The American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi jumlah gula tambahan. Untuk wanita, asupan gula yang disarankan adalah 100 kalori per hari. Lalu bagi pria, asupan gula yang dianjurkan adalah 150 kalori per hari, ini setara dengan 9 sendok teh.

Sumber :

https://vivahealth.co.id/article/detail/13429/benarkah-bubble-tea-bahaya-bagi-kesehatan?